Kehadiran Windows Subsystem for Linux atau lebih dikenal dengan WSL2 bagi saya membawa pengaruh baik dalam proses software development. Apalagi saat ini penggunaan teknologi berbasis container semakin populer dan menjadi bagian dari pengembangan software itu sendiri. Docker sendiri merupakan salah satu teknologi yang menggunakan container. Saya-pun menggunakan Docker dan WSL untuk kebutuhan development di laptop. Dengan Docker kita bisa menjalankan aplikasi tanpa perlu menginstal paket-paket tambahan di dalam komputer kita. Karena teknologi container ini mengisolasikan sendiri penggunaan environment aplikasinya, sehingga tidak mempengaruhi komputer yang kita pakai (Host) dan aplikasi lainnya.

Persiapan

Sebelum memulai instalasi Docker di WSL, pastikan telah menginstal WSL2 di sistem operasi Windows 10 mu. Bagi yang belum tahu bagaimana cara instal WSL2 bisa baca tulisan saya disini.

Intalasi Docker di WSL2 (Ubuntu)

Pada tulisan ini, distro linux yang saya gunakan adalah Ubuntu 20.04 LTS.

1. Hapus Docker versi lama

Sebelumnya, hapus terlebih dahulu paket Docker yang ada pada Distro dengan perintah berikut.

$ sudo apt-get remove docker docker-engine docker.io containerd runc

Untuk kalian yang menggunakan WSL dalam keadaan fresh install mungkin tidak berpengaruh, namun untuk yang sudah pernah menggunakan WSL hal ini bisa menjadi antisipasi agar instalasi berjalan dengan baik.

2. Instalasi Kebutuhan Paket

Instal paket-paket yang dibutuhkan untuk menginstal Docker.

$ sudo apt-get update

$ sudo apt-get install \
    apt-transport-https \
    ca-certificates \
    curl \
    gnupg-agent \
    software-properties-common

3. Menambahkan Repositori Docker

$ curl -fsSL https://download.docker.com/linux/ubuntu/gpg | sudo apt-key add -

$ sudo add-apt-repository \
   "deb [arch=amd64] https://download.docker.com/linux/ubuntu \
   $(lsb_release -cs) \
   stable"

4. Instal Docker Engine

Update lokal repo agar repo dari Docker muncul, kemudian install docker.

$ sudo apt-get update
$ sudo apt-get install docker-ce docker-ce-cli containerd.io

5. Mengaktifkan Service

Sebelum menggunakan Docker, pastikan service dari Docker sudah jalan. Kita bisa cek dengan perintah

$ sudo service docker status

Kalau belum aktif, jalankan service dengan perintah:

$ sudo service docker status

6. Cek Instalasi Docker

Langkah terakhir yaitu mengecek apakah Docker sudah terinstal dengan baik. Lakukan pengecekan dengan perintah berikut:

$ sudo docker run hello-world

Bila berhasil, akan menampilkan seperti ini: Hasil Running Hello World di Docker

Konfigurasi Docker User

Secara default, untuk menggunakan Docker kita harus menambahkan perintah sudo di awal perintah. Hal ini menyebabkan hanya user yang memiliki akses root dan sudo yang dapat menggunakan Docker. Menurut saya hal ini kurang efektif, apalagi untuk penggunaan development. Untuk menjalankan Docker tanpa menggunakan perintah sudo, tambahkan user ke dalam grup docker:

$ sudo usermod -aG docker $USER

Restart WSL dengan cara close dan buka lagi, kemudian lakukan kembali perintah pada langkah 6 tanpa menggunakan sudo.

Penutup

Demikian tulisan saya tentang menginstal Docker di WSL2 Windows 10. Tulisan ini juga merupakan catatan untuk saya apabila nanti melakukan instal ulang. Terima kasih telah membaca.

Referensi